Cara Budidaya atau Beternak Ayam Kampung




Masih bingung mau usaha apa,?
Yuk baca tips dari saya tentang Cara Budidaya Ayam Kampung, ayam kampung yang sering kita jumpai setiap hari di pekarangan rumah kita, ternyata bisa mendapatkan penghasilan buat kita lho jika kita mau, dan penghasilannya pun lumayan sangat besar, asal kita tahu caranya.

Dengan memanfaatkan pekarangan yang kita miliki, kita sudah bisa memiliki usaha sendiri yang dapat mendatangkan penghasilan, salah satunya yaitu tentang budi daya ayam kampung. Cara budidaya ayam kampung sangat sederhana dan gampang, jadi cocok buat kita yang masih pemula untuk memulai usaha ini, siapapun bisa melakukannya. Tidak perlu mempunyai keahlian khusus, dengan anda membaca tips dari saya maka anda akan segera paham dan langsung memulai usaha budidaya ayam kampung.

Kebiasaan yang lazim di masayarakat Indonesia, cara budidaya ayam kampung hanya sebatas mengumbar ayam kampung dengan mebiarkan berkeliaran dimana-mana, padahal cara itu kurang ekonomis, tidak bisa mendatangkan nilai rupiah yang besar. Jika pemeliharaanya dilakukan dengan benar maka hasil yang didapatkan sebenarnya lumayan menggiurkan.


Pemeliharaan ayam kampung yang benar harus memiliki asfek yang menjadi faktor penunjang keberhasilan, jika anda memerhatikan dan menjalankan faktor ini maka anda akan mendapatkan hasil sesuai dengan yang anda harapkan. Inilah faktor penunjang keberhasilan dalam cara budidaya ayam kampung :
  • Pemilihan Bibit Ayam Kampung

Faktor pertama yang akan menunjang keberhasilan dalam budidaya ayam kampung adalah harus memperhatikan pemilihan bibit ayam kampung,  bibit ayam kampung atau lebih dikenal dengan DOC merupakan hal yang paling penting yang harus diperhatikan. Jika tujuan budidaya ayam kampung untuk mengambil daginnya, maka harus memilih DOC dari keturunan ayam yang betubuh besar yang harus diprioritaskan. Kemudian penetasan bibit DOC harus tepat waktu 21 hari, tidak boleh terlalu cepat atau terlalu lama.
DOC yang bagus ciri-cirinya adalah mempunyai tubuh yang besar tegap, sehat dan tidak cacat, mata bercahaya, bulunya bersih, dan harus selalu diberi vaksin sesuai dengan usia bibit.
  • Pemilihan Pakan Pada Ayam Kampung

Walaupun pemilihan pakan ayam kampung tidak serumit dengan pakan ayam lainnya, pemilihan pakan ayam kampung juga memiliki peranan penting dalam  membantu keberhasilan budidaya ayam, karena kualllitas pakan akan mempengaruhi pertumbuhan bibit ayam denagan cepat.
Bahan pakan yang baik untuk ayam adalah seperti : konsentrat, dedak, jagung, atau ada juga makanan alternatif seperti : makanan sisa dapur/warung, roti bs, mie instan remuk, mie bihun, dll. Pakan alternatif juga bisa membantu menghemat anggaran pembelanjaan pakan.
Dan yang paling penting adalah dalam meramu semua makanan yang akan diberikan untuk ayam kampung, harus memenuhi nutrisi dan vitamin yang cukup. Seperti protein kasar (PK) sebesar 12% dan energi metabolisme (EM) 2500kkl/kg, dan keterangan pemberian pakan ayam saya contohkan seperti di bawah :
      7 gram/per hari sampai umur 1 minggu
    19 gram/per hari sampai umur 2 minggu
    34 gram/per hari sampai umur 3 minggu
    47 gram/per hari sampai umur 4 minggu
    58 gram/per hari sampai umur 5 minggu
    66 gram/per hari sampai umur 6 minggu
    72 gram/per hari sampai umur 7 minggu
    74 gram/per hari sampai umur 8 minggu

  • Pembuatan Kandang Ayam Kampung
Pembuatan kandang ayam kampung penting juga kita perhatikan, agar hasilnya maksimal maka kita harus membuat kandang yang memenuhi kriteria seperti berikut :
  1. Kandang Box di peruntukan untuk bibit ayam kampung (DOC), buatlah ukuran kandang box kurng lebih 1x1 meter, ukuran kandang bok tersebut bia diisi bibit sebanyak 40-45 DOC.  Lama pemeliharaan di kandang bok +- 21 hari dan diberikan suhu hangat menggunakan lampu bohlam sekitar 30 derajat celcius.
  2. Setelah usia 21 hari bibit ayam kampung bisa dipindahkan ke kandang pembesaran atau kandang postal, ukuran kandang postal disesuaikan dengan jumlah ayam kampung yang di pelihara, seperti contoh untuk ukuran kandang postal 5x20 meter bisa diisi sekitar 1200 ekor ayam kampung. Lama pemeliharaan ayam kampung di kandang ini dari usia 21 hari sampai usia panen.
  3. Kandang Baterai diperuntukan bagi indukan atau ayam kampung petelur, lokasi kandang yang ideal berjarak kurang lebih 5 meter dari pemukiman, dan memiliki sirkulasi udara yang cukup kemudian terkena sinar matahari yang cukup pula.
  •  Pengendalian Penyakit Pada Ayam Kampung
Penyakit pada ayam kampung kerap kali menimbulkan masalah dan kerugian yang besar. Karena itu pengendalian dan pencegahan penyakit penting untuk dilakukan. Beberapa tindakan yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit antara lain:

    Menjaga sanitasi lingkungan kandang, peralatan kandang dan manusianya
    Pemberian pakan yang fresh dan sesuai kebutuhan ternak
    Melakukan vaksinasi secara teratur
    Pemilihan lokasi peternakan di daerah yang bebas penyakit
    Manajemen pemeliharaan yang baik
    Kontrol terhadap binatang lain.



Demikian tips dari saya tentang Cara Budidaya Ayam Kampung, semoga bisa menjadi tips untuk anda yang ingin berwirusaha, semoga bermanfaat.

0 Response to "Cara Budidaya atau Beternak Ayam Kampung"

Posting Komentar