Cara Budidaya Jamur Tiram Putih

Cara Budidaya Jamur Tiram Putih
Cara Budidaya Jamur Tiram Putih dengan tehnik yang sederhana namun menghasilkan kualitas yang bagus dan menghasilkan panen jamur tiram yang sangat melimpah, semua orang tentu ingin sukses disetiap usaha apapun yang dijalankannya, apalagi bagi para usaha pemula yang baru memulai usaha, tentu pengetahuan ilmu tentang usaha yang diajlankannya harus benar-benar di kuasai, termasuk dengan usaha budidaya jamur tiram putih ini, artikel ini semoga dapat membantu sahabat semua yang hendak memulai usaha budidaya jamur tiram putih, agar dapat menghasilkan jamur yang berkualitas dan melimpah.

Cara Budidaya jamur tiram putih sebenarnya sangat mudah dan sederhana, tidak sesulit seperti apa yang kita bayangkan, dan usaha budidaya jamur tiram ini bisa sebagai usaha sampingan atau usaha pokok untuk kita, permintaan pasar yang kini semakin banyak, jadi anda tidak perlu khawatir tentang marketnya, karena pangsa pasar yang sudah ada tinggal memaksimalkan budidaya jamurnya, dan semakin kedepan usaha budidaya jamur tiram putih memiliki prospek yang luar biasa untuk anda.

10 Keuntungan Budidaya Jamur Tiram Putih
Prosfek yang semakin bagus dan menjanjikan untuk usaha budidaya jamur tiram adalah dikarenakan semakin banyaknya masyarakat yang mengetahui tentang manfaat dan khasiat jamur tiram, karena jamur tiram memiliki vitamin yang sangat banyak yang bermanfaat untuk kesehatan dan asupan gizi tubuh, selain rasa nya yang memang sangat lezat. Jamur tiram bisa diolah menjadi makanan yang beraneka ragam, baik hanya jamur tiramnya saja atau sebagai bahan masakan pelengkap. Itulah salah satu penyebab kenapa sekarang uasaha budidaya jamur tiram sangat menjanjikan untuk masa depan. Dan inilah beberapa keuntungan budidaya jamur tiram :
  1. Keuntungan dari usaha jamur tiram sangat besar
  2. Untuk saat ini masih jarangnya petani atau para pengusaha jamur tiram, sehingga ini adalah peluang untuk memulai usaha jamur tiram.
  3. Semakin banyaknya masyarakat yang mengetahui menfaat jamur tiram secara otomatis permintaan pasar semakin tinggi
  4. Skil yang harus dimiliki untuk memulai usaha budidaya jamur tiram tak perlu tinggi, jadi memang usaha budidaya ini sangat mudah
  5. Bahan yang digunakan sangat murah dan mudah di dapatkan
  6. Pemeliharaan jamur tiram sangat mudah
  7. Tidak perlu memiliki lahan yang luas dan tidak perlu membuat lahan dengan biaya tinggi
  8. Karena jamur tiram dikonsumsi, maka usaha ini tidak akan mengalami stagnasi, atau resiko tersebut kecil terjadi.
  9. Jamur tiram sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh, mengandung baynyak vitamin dan gizi serta rasanya yang sangat lezat.
  10. Tidak menimbulkan pencemaran lingkungan, jadi sangat bersahabat dengan lingkungan.

Cara Budidaya Jamur Tiram Putih
Bagi anda yang masih pemula dalam hal budidaya jamur tiram, artikel ini sangat cocok sekali, anda akan mengetahui cara budidaya jamur tiram dari dasar agar tidak salah dan meminimalisir resiko kegagalan, karena tumbuhan jamur tiram sangat sensitif dan mudah mati. Ada beberpa cara yang dapat dilakukan dalam budidaya jamur tiram, dan harus anda persiapkan, dan saya harapkan baca artikel sampai tuntas, dan sebelum cara budidaya jamur tiram putih, maka anda harus mengenal dan mempersiapkan hal-hal tersebut di bawah ini :

A. Media Tanam
Di negara maju yang daya konsumsi jamur tiram sangat tinggi yaitu seperti di negara Jepang, jamur tiram di tanam secara tradisional, bibit jamur tiram di tanam di dalam lobang kayu atau di garisan kayu kering, pengeringan menggunakan tenaga sinar matahari atau listrik, dan sekarang diera modern jamur tiram ditanam dimedia kayu tiruan, yang dibuat dalam bentuk slinder. Komposisinya yaitu berupa serbuk gergaji, ampas tebu, sumber gula (tepun-tepungan) kapur, pupuk p dan air.

1. Nutrisi
Pertumbuhan jamur tiram yang maksimal adalah ketika memperhatikan akan nutrisi jamur tiram itu sendiri, nutrisi yang baik dan cukup sangat penting untuk pertumbahan jamur tiram, maka nutrisi ini harus sangat diperhatikan, protoplas sel memerlukan nitrogen, fosfor, dan nutrisi lai, karbon selain diperlukan untuk pembentukan protoplasma, juga diperlukan sebagai smuber energi. Makannya karbon sangat diperlukan banyak dibandingkan dengan nitrogen. Nitrogen dibutuhkan untuk pembentukan asam nukleat, dan protein serta kitin diperlukan untuk pembentukan dinding sel jamur.

2. Hindari Mikroorganisme Lain
Media tanam jamur tiram adalah sumber energy utama bagi jamur tiram, kehadiran adanya mikroorganisme selain jamur tiram tentu ini akan menggangu pertumbuhan dari jamur tersebut, bahkan adanya mikroorganisme lain akan menjadi kompetitor yang akan menjadi toksin/racun bagi jamur tersebut.
Sterilisasi sangat penting dilakukan dalam media tanam jamur tiram, agar jamur tiram terhindar dari toksin yang akan menghambat pertumbuhan jamur tiram tersebut.

B. IKLIM

Cara budidaya jamur tiram harus juga memperhatikan iklim dilingkungan tampat budidaya, seperti :

1. Temperatur
Miselium (serat) jamur tiram putih tumbuh dengan baik di suhu sekitar 23-28 derajat celcius, itu adalah temperatur standar yang harus dipenuhi, jika temperatur dibawah 23 derajat celcius jamur tiram akan tetap tumbuh, namun akan lambat,sedangkan untuk pertumbuhan buah atau cangkang jamur tiram itu memerlukan temperatur sekitar 13-15 derajat celcius dalam waktu 3 sampai 4 hari.

2. Kelembapan
Kelembapan dalam bududaya jamur tiram bisa diperhatikan kandungan air yang terkandung di subtract, ini berpengaruh sekali untuk pertumbuhan jamur tiram, jika kandungan air terlalu sedikit maka pertumbuhannya akan terganggu, namun jika kandungan air terlalu banyak maka serat jamur tiram akan membusuk dan mati.
Jamur tiram akan tumbuh baik di tempat yang lembab tapi tidak mengadung air yang berlebihan, dan dengan takaran kandungan air  sekitar 60 % dalam masa pertumbuhan, dan untuk merangsang pertumbuhan tunas maka dibutuhkan 75% kandungan air dalam subtract.

3. Cahaya
MIselium jamur tiram akan tumbuh dengan baik pada pada kegelapan, tapi sebaliknya, tubuh buah jamur tidak akan tumbuh pada kegelapan. Cahaya diperlukan dalam merangsang tubuh buah, akan tetapi cahaya langsung matahari akan dapat mengakibatkan tumbuhan jamur layu dan mengering. Maka dibutuhkan tempat budidaya yang sangat teduh seperti bisa dibuat bangunan dari bilik bambu yang tidak terlalu kerap dan lebih bagus dikelilingi pohon-pohon di sekitar tampat budidaya jamur tiram.

4. Udara
Jamur tiram putih adalah tumbuhan saprofit fakulatif aerobic yang membutuhkan oksigen sebagai senyawa untuk pertumbuhannya. Sirkulasi udara yang lancar dan cukup sangat baik untuk masa pertumbuhan jamur tiram.

5. Derajat Keasaman (pH)
Miselium jamur tiram akan tumbuh secara maksimal pada tingkat keasaman yang rendah, yaitu antara 5,0-6,5. Nilai pH diperlukan untuk produksi metabolisme dari jamur tiram putih, seperti produksi asam organic.

C. ALAT DAN BAHAN 

Alat-alat dan bahan untuk budidaya jamur tiram :
  1. Drum dengan diameter 80cm dan tinggi 96cm
  2. KOmpor minyak tanah
  3. Rak dengan luas 3m persegi
  4. pH meter
  5. Sprayer/penyemprot, dengna pipa peralon 2 inc sebanyak 300 buah
  6. Thermometer
  7. Cincin
  8. Lampu spirtus dengan volume 30 liter
  9. Baskom plastik
  10. Sekpo
  11. Serbuk kayu albasia sebanyak 10,5kg
  12. Dedak kayu sebanyak 21 kg
  13. Tepung jagung sebanyak 0,6kg
  14. TSP Murni 1 kg
  15. Kapur 3 buah
  16. Bibit jamur F3 sebanyak 3 buah
  17. Alkohol 90% sebanyak 1 liter
  18. Kantong plastic transparan (20x30x0,5) sebanyak 300 buah
  19. Kertas roti 20 x 20 sebanyak 300 buah 
  20. Karet gelang tahan panas sebanyak 300 buah
  21. Air sumur 30 liter
  
Pembuatan Jamur Tiram 

 

Inilah proses cara pembuatan jamur tiram dan langkah-langkahnya :

1. Serbuk kayu dipilih dan dipisahkan, serbuk yang besar dan tajam dibuang karena dapat merusak plastics substrite

2. Bahan yang sudah ada semuanya dicampur diaduk dalam wadah besar seperti bak mandi, aduk sampai merata, dan adapun komposisinya adalah sebagai berikut:
  • Serbuk gergaji
  • Ampas tebu halus sebanyak 10,5kg
  • Tepung jagung sebanyak 0,6kg
  • Dedak halus 21kg
  • TSP 1 kg
  • Kapur 3 buah
Beri air secukupnya dengan ukuran 60% dan jangan lupa ukur juga pH media

3. Campuran bahan dimasukan kedalam plastic transparan dengan ukuran 20 x 35 cm dan tebal 0,5mm. Media harus dipadatkan agar terbentuk log yang bagus. dan kepadatan media harus merata, kemudian ujung plastic ditusuk dengan jari agar masak. Hal tersebut dilakukan agar media dapat berdiri tidak miring.

4. Tiap log ditimbang masing-masing 1,2kg

5. Sisa ujung plastik masuk kedalam cincin dilipat keluar, lalu diikat unjung plastik dengan karet gelang tahan panas.

6. Tutup log tersebut dengan kapas, kemudian dengan kertas dan kemudian diikat lagi dengan karet
7. Dilakukan pengukusan terhadap media selama 12 jam.
8. Di hitung selama 12 jam setelah air yang ada di dalam drum mendidih
9. Setelah selesai pengukusan lalu media diangkat dari drum, dan biarkan selama 8 jam atau sampai dingin pada ruangan tertutup. untuk selanjutnya dilakukan penanaman bibit.

10. Cara penanaman Bibit adalah sebagai berikut :
  • Penanaman bibit dilakukan pada ruangan tertutup
  • Semprot isi ruangan dengan alkohol 90 %
  • Gunakan sarung tangan yang sudah di semprot juga dengan alkohol 95%
  • Untuk memudahkan penaman bibit, media log disimpan disebelah tangan kanan, dan bibit disebelah kiri, dan di tengan-tangah antaranya disiapkan lampu spirtus 
  • Buka karet penutup dan kapas serta kertas media 
  • Masukan 3 sendok makan bibit jamur kedalam setiap media log
  • Setiap gerakan sendok makan yang dipakai, dipanaskan dengan api dari lampu spirtus
  • Media yang sudah ditanami bibit ditutup kembali dengan kapas
  • Penanaman bibit dilakukan dengan cepat namun harus teliti
  • Media yang sudah ditanam bibit disimpan di atas rak
  • Biarkan seluruh media diisi oled miselium jamur
  • Setelah miselium jamur tumbuh merata di media, buka tutup kapas yang terpasang
  • Kelembapan lingkungan dijaga dengan selalu menyemprotkan air dengan spayer
Jika penanaman jamur tiram didala msebuah bangunan, maka penanaman budidaya jamur tiram tidak tergantung pada kondisi iklim, berarti anda bisa melakukan penanaman kapanpun anda mau, bangunan untuk budidaya jamur tiram bisa berupa bangunan permanen atau semi permanen. yang penting sirkulasi udara lancar, dan jamur tiran pun siap di panen setalah usia 2-3 hari setelah tumbuh bakal tubuh buah, semoga cara budidaya jamur tiram putih ini bisa membantu anda untuk melakukan usaha budidaya jamur tiram, terimakasih.

0 Response to "Cara Budidaya Jamur Tiram Putih "

Posting Komentar